원데이치과의원 블로그

2026-09-24

[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja!

Gigi retak tidak dapat sembuh sendiri. Ketahui bahaya membiarkan retakan gigi yang dapat menyebabkan kerusakan saraf, nyeri hebat, hingga keharusan cabut gigi dan implan.

[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja!
[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja!

Halo! Ini adalah Oneday Dental Clinic.

Pernahkah Anda merasakan sensasi ngilu yang tajam saat mengunyah makanan, atau gigi terasa sangat ngilu saat meminum air dingin?

Banyak orang mengira gejala ini hanya sekadar kelelahan atau hipersensitivitas sementara lalu mengabaikannya.

Namun sebenarnya, ini bisa menjadi pertanda adanya 'gigi retak (crack)' halus pada gigi Anda.

Hari ini, kita akan membahas secara mendalam mengapa gigi retak sama sekali tidak boleh dibiarkan begitu saja beserta bahayanya.

[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja! 사진 2

Gigi Retak, Terlihat Baik-Baik Saja... Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan?

Saat gigi retak pertama kali terjadi, ukurannya dimulai dari garis halus yang lebih tipis dari sehelai rambut,

sehingga sangat sulit dideteksi dengan mata telanjang meski dilihat saksama di cermin.

Terutama pada tahap awal, rasa sakit tidak muncul setiap saat, melainkan hanya terasa sakit sesaat ketika mengunyah makanan pada sudut tertentu.

Hal inilah yang membuat banyak orang salah menduga gejala ini sebagai gigi sensitif biasa atau masalah kondisi tubuh saja.

Namun, Anda harus ingat bahwa celah kecil ini bisa menjadi awal mula yang mengancam kesehatan seluruh gigi Anda.

[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja! 사진 3

01. Karakteristik Gigi yang Tidak Bisa Sembuh Sendiri

Tulang di tubuh kita memiliki kemampuan regenerasi luar biasa yang dapat pulih dengan sendirinya seiring waktu saat digips atau diistirahatkan ketika patah atau retak.

Namun sayangnya, gigi yang sudah retak tidak akan pernah bisa menyatu kembali atau beregenerasi sendiri.

Bahkan, jika Anda tidak menyadari adanya retakan dan terus mengunyah makanan seperti biasa, tekanan kuat akan terus menekan celah tersebut.

Akibatnya, seiring berjalannya waktu, retakan mau tidak mau akan semakin dalam dan melebar.

[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja! 사진 4

02. Memicu Kerusakan Saraf dan Nyeri Luar Biasa

Retakan mikro yang awalnya hanya berada di permukaan gigi (enamel) dapat berkembang secara bertahap,

dan ketika mencapai 'pulpa'—tempat jaringan internal dan saraf gigi berkumpul—rasa sakit luar biasa yang sangat berbeda akan dimulai.

Pada awalnya, rasa ngilu dan sakit hanya timbul saat minum air dingin, tetapi jika semakin parah, bahkan saat diam tanpa mengunyah sekalipun,

gigi akan terus berdenyut dan terasa nyeri tajam yang berkepanjangan.

Jika dibiarkan hingga tahap ini, air liur dan bakteri akan masuk melalui celah retakan sehingga menyebabkan saraf mati (nekrosis),

dan pada kondisi parah, infeksi dapat menyebar hingga ke tulang penyangga gigi (tulang alveolar).

[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja! 사진 5

03. Akhir Terburuk, Pada Akhirnya Harus 'Dicabut'

Jika retakan gigi melewatkan waktu perawatan yang tepat dan terus dibiarkan semakin parah,

Anda bisa menghadapi kemungkinan terburuk, yaitu kehilangan gigi asli yang berharga secara permanen.

Jika retakan merambat melewati mahkota gigi hingga jauh ke dalam akar dan gigi terbelah menjadi dua bagian (fraktur),

perawatan crown atau perawatan saluran akar saja sudah tidak bisa lagi menyelamatkannya.

Karena tidak ada cara lain untuk menyelamatkannya, gigi pada akhirnya harus dicabut, dan operasi implan gigi harus dilakukan sebagai penggantinya.

[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja! 사진 6

Ringkasan Mengapa Anda Harus Segera ke Dokter Gigi Sekarang!

Membiarkan retakan kecil dapat menimbulkan masalah yang jauh lebih besar dan sulit diatasi di kemudian hari.

Alasan mengapa Anda harus segera mengunjungi klinik gigi untuk pemeriksaan sangatlah jelas:

√ Tidak Bisa Sembuh Sendiri! : Berbeda dengan tulang biasa, gigi tidak memiliki kemampuan untuk menyatu kembali secara alami.

√ Risiko Kerusakan Saraf dan Rasa Sakit! : Saat retakan mencapai saraf, rasa sakit yang hebat, nekrosis saraf, serta peradangan akan terjadi.

√ Mencegah Cabut Gigi dan Implan! : Jika dibiarkan dapat memicu patah gigi parah hingga harus dicabut dan diganti implan gigi.​

Semakin kecil retakannya, mendeteksi dan merawatnya sejak tahap awal adalah cara paling pasti dan satu-satunya untuk menjaga gigi asli Anda tetap sehat dalam jangka panjang.

Jika Anda merasakan sedikit saja ngilu atau sensasi tajam pada gigi, jangan tunda lagi dan segera kunjungi klinik untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat!

Oneday Dental Clinic Gedung 1 Lantai 3 Gedung W, 31 Bongeunsa-ro 2-gil, Gangnam-gu, Seoul Oneday Dental Clinic Gedung 2 Lantai 13, 438 Gangnam-daero, Gangnam-gu, Seoul Oneday Dental Clinic Gedung 3 Lantai 8, 442 Gangnam-daero, Gangnam-gu, Seoul Check-in blog ini
[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja! 사진 7
[Oneday Dental] Gigi Retak, Alasan Mengapa Tidak Boleh Dibiarkan Begitu Saja! 사진 8

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah gigi yang retak bisa sembuh dengan sendirinya seiring waktu?

Tidak, gigi retak sama sekali tidak bisa sembuh secara alami. Berbeda dengan tulang, gigi tidak memiliki kemampuan untuk menyatu kembali atau beregenerasi. Jika dibiarkan dan terus dipakai mengunyah, tekanan akan membuat retakan semakin dalam dan meluas.

Apa gejala awal saat gigi mengalami retak?

Gejala awal meliputi rasa ngilu tajam saat mengunyah pada sudut tertentu atau rasa linu saat minum air dingin. Retakan awal sangat tipis melebihi sehelai rambut sehingga sulit dilihat langsung dan nyerinya tidak konstan, sehingga kerap disalahartikan sebagai gigi sensitif biasa.

Apa masalah yang timbul pada saraf jika gigi retak dibiarkan?

Dapat timbul rasa nyeri yang luar biasa serta nekrosis (kematian) saraf. Begitu retakan mencapai pulpa (jaringan saraf), gigi akan terasa berdenyut terus-menerus bahkan saat diam. Bakteri juga dapat masuk melalui celah retakan dan menyebabkan peradangan hingga ke tulang penyangga gigi.

Apakah gigi retak yang parah harus selalu dicabut?

Ya, jika retakan sudah menjalar hingga ke akar gigi, pencabutan gigi tidak dapat dihindari. Bila gigi sudah terbelah menjadi dua hingga ke akar, perawatan saluran akar maupun crown tidak lagi efektif sehingga gigi harus dicabut dan diganti dengan implan gigi.

Like

Info Klinik

Detail
원데이치과의원 Klinik · 서울
No. Registrasi Usaha 220-09-88980